Showing posts with label Health. Show all posts
Showing posts with label Health. Show all posts

Friday, August 20, 2010

Sarapan Telur Bikin Langsing


Bila Anda ingin menjaga berat badan, Anda bisa menjatuhkan pilihan pada telur sebagai menu sarapan. Pasalnya, menu sarapan tinggi protein seperti telur bisa mengurangi rasa lapar sekaligus mencegah makan berlebihan saat makan siang.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition Research, para ahli dari Amerika menemukan bahwa pria yang sarapan dengan menu berbasis telur cenderung makan lebih sedikit di waktu makan siang dibanding dengan mereka yang sarapan dengan menu tinggi karbohidrat.

Penelitian tersebut menguatkan studi sebelumnya yang menyatakan sarapan dengan telur membantu mengurangi asupan kalori di waktu siang dan membantu mengurangi berat badan hingga 65 persen. Mereka yang sarapan telur juga terbukti lebih berenergi dibanding ketika memilih menu berkarbohidrat.

Dalam penelitian ini para peneliti dari University of Connecticut membandingkan dua kelompok responden dengan menu sarapan khas Amerika. "Mereka yang sarapan dengan menu protein tinggi tidak akan merasa kelaparan di siang hari," kata Maria Luz Fernandez, PhD, ahli nutrisi, kepala penelitian ini.

Protein diperlukan tubuh karena bisa digunakan sebagai cadangan energi apabila cadangan lemak dan karbohidrat dalam tubuh telah habis. Beberapa jenis protein juga merangsang produksi enzim yang membantu mengatur kontraksi otot dan kegiatan sel lain.

Kendati demikian, menu sarapan yang baik hendaknya juga mengandung karbohidrat, serat, vitamin, mineral, dan tidak terlalu banyak mengandung lemak.

Source: Kompas

4 Herbal Penangkal Bau Mulut


Proses metabolisme tubuh selama bulan puasa memungkinkan munculnya persoalan bau mulut. Meski wajar, tak ada salahnya jika Anda mencoba menangkalnya dengan mengambil manfaat beragam bahan alami.

Karena bau mulut orang berpuasa bernilai pahala, sebagian orang tidak terlalu memedulikannya. Soal benarkah bau mulut cenderung meningkat pada masa puasa daripada hari biasa, sejauh ini belum ada jawaban pasti.

Cara paling mudah untuk meredam bau mulut selama berpuasa tentu saja rajin membersihkan gigi, terlebih setelah makan sahur. Parahnya, kebiasaan ini juga tidak mudah bagi sebagian orang. Selesai sahur, banyak orang malas gosok gigi, malah langsung tidur lagi. Padahal, setelah 30 menit tak makan, keasaman mulut akan meningkat karena sisa asam tidak diangkat.

Untuk menetralkan bau mulut sekaligus membuat napas lebih bersahabat selama berpuasa, Anda bisa memanfaatkan beberapa ramuan alami berikut ini.

Cengkih kurangi peradangan
Dalam jurnal tanaman obat Indonesia tahun 2005 disebutkan bahwa cengkih memiliki kandungan minyak asiri (15-20 persen) dan eugenol (60). Minyak asiri ini dikembangkan oleh beberapa produsen jamu nasional sebagai bahan baku untuk ramuan tolak angin atau sebagai peluruh gas dalam perut atau masalah pencernaan lainnya.

Minyak cengkih mampu memperbaiki fungsi lambung sehingga pencernaan menjadi lebih baik. Selain itu, minyak cengkih diyakini mampu mengurangi peradangan, khususnya yang terjadi pada selaput lendir mulut dan tenggorokan sebagai salah satu pemicu timbulnya bau mulut.

Untuk mendapatkan khasiatnya sebagai obat kumur penangkal bakteri bau mulut, berikut cara meramunya:

Ambil 3-5 bunga cengkih. Seduh dengan air secukupnya lebih kurang 5 menit, lalu dinginkan. Gunakan air ini untuk berkumur.

Cara lain, ambil beberapa butir cengkih kering. Tumbuk sampai hancur, rendam dalam segelas air hangat. Setelah 30 menit, airnya dapat digunakan untuk berkumur.

Sirih kaya asiri
Daun sirih dijadikan bahan utama untuk menginang karena dianggap dapat menguatkan gigi, menyembuhkan luka kecil di mulut, menghilangkan bau mulut, dan menghentikan perdarahan gusi. Tradisi masyarakat itu menggelitik para ilmuwan untuk membuktikan khasiat daun sirih secara klinis.

Dari penelitian yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Institut Pertanian Bogor (IPB) terungkap, minyak asiri dalam daun sirih memiliki aktivitas antibakteri yang cukup besar.

Cara meramu: Cuci bersih beberapa lembar daun sirih lalu direbus dengan 1,5 gelas air. Setelah dingin, air rebusan ini digunakan untuk berkumur setelah gosok gigi.

Ambil 10-15 lembar daun sirih merah yang telah dicuci bersih, rebus dengan 400 cc (dua gelas air) hingga tersisa 200 cc, lalu saring. Selagi hangat, gunakan air untuk berkumur-kumur setelah sahur.

Kayu manis samarkan bau mulut

Kayu manis merupakan rempah-rempah berbentuk kulit kayu yang biasa dimanfaatkan sebagai penambah cita rasa masakan atau kue. Selain itu, herba ini juga dikenal memiliki berbagai khasiat, termasuk mengurangi bau tak sedap yang keluar dari mulut saat berpuasa.

Berkat khasiatnya itu, kayu manis dikembangkan sebagai bahan campuran permen karet, industri jamu, dan produk kecantikan. Sifat kimia kayu manis ialah hangat, pedas, wangi, dan sedikit manis. Kandungan zat kimianya antara lain minyak asiri, safrole, tanin, sinamadehide, eugenol.

Riset terbaru di Amerika Serikat menunjukkan, penggunaan kayu manis dalam permen karet dapat mengatasi masalah bau mulut. Rupanya kayu manis tidak hanya mampu menyamarkan aroma yang tak sedap, tetapi juga mengandung zat yang dapat menurunkan konsentrasi bakteri di dalam mulut.

Untuk memanfaatkan kayu manis sebagai obat kumur penghilang bakteri penyebab bau, cukup mudah. Rebus dua batang kayu manis dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya dapat digunakan sebagai obat kumur.

Kapulaga antibakteri yang sejuk
Di kalangan penggemar herba, kapulaga terkenal sebagai ekspektoran sekaligus antibakteri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rahasia khasiat itu ternyata berasal dari kandungan minyak asiri sineol.

Sineol yang serupa, tetapi tak sama dengan eukaliptol kayu putih, ini lebih pedas. Namun, bila dijadikan obat kumur, maka hasilnya terasa sejuk. Bahkan, bahan ini biasa digunakan untuk membuat pepermin palsu.

Ada dua cara untuk mendapatkan khasiat kapulaga:
Untuk pengobatan luar, rebus atau haluskan semua bagian tumbuhan kapulaga. Lalu airnya atau adonan halusnya dibalurkan ke bagian yang sakit.
Untuk obat kumur, biji kapulaga ditumbuk lalu direbus dan air saringannya diminum.

Cara lainnya, biji kapulaga direbus dengan air bersih. Setelah masak dan dingin, air rebusan dapat digunakan untuk obat kumur. Berkumurlah setelah gosok gigi, seusai makan sahur tentunya.

Agar mendapatkan khasiatnya secara maksimal, biasanya sebelum digunakan, buah kapulaga disimpan dalam bentuk utuh alias tidak dikupas. Baru ketika hendak digunakan, kupas kulit luarnya kemudian ambil bijinya.

Source: Kompas

Herbal China Percepat Penyembuhan Kanker


Sejenis ramuan herbal China kuno berusia 1.800 tahun diklaim dapat membantu mempercepat efek pengobatan kanker dan mengurangi efek buruk kemoterapi.

Dikenal dengan sebutan Huang Qin Tang (PHY-906), ramuan ini populer di kalangan masyarakat China sebagai campuran dari ekstrak tumbuhan, akar dan buah yang digunakkan untuk mengobati gangguan perut dan mual selama ratusan tahun.

Namun, menurut hasil studi yang dilakukan para ahli dari Universitas Yale, ramuan tersebut memiliki efek besar pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi, karena dapat meningkatkan efektivitas dari pengobatan tersebut.

Kuatnya efek obat-obatan dalam kemoterapi kerap menimbulkan efek toksik yang merugikan pasien terutama pada organ-organ di sistem pencernaan. Obat tidak hanya membunuh sel kanker, tetapi juga sel-sel sehat yang ada di sekitarnya.

Dalam percobaan di laboratorium menggunakan tikus, ramuan PHY-906 ternyata mampu melindungi lapisan usus dan membantu usus pulih lebih cepat. Selain itu, dapat mengurangi inflamasi dan meningkatkan efektivitas kemoterapi untuk membunuh tumor.

Campuran Huang Qin Tang sendiri terdiri dari empat jenis herbal yakni - ekstrak peony, bunga berwara ungu bernama skullcap, akar manis dan buah dari pohon buckthorn.

Dalam penelitian, ramuan ini diaplikasikan pada tikus yang menjalani kemoterapi. Tikus-tikus ini mengidap kanker rektal dan usus besar. Kemoterapi bukan hanya membunuh kanker tetapi menimbulkan efek kerusakan pada lapisan usus tikus.

Setelah beberapa hari menjalani pengobatan dengan PHY906, obat-obat kemoterapi hanya berdampak pada lapisan usus tikus yang rusak. Tikus-tikus ini juga tidak banyak kehilangan berat badan dan sel-sel kanker yang mati juga lebih banyak.

"Kemoterapi menyebabkan stress bagi jutaan pasien, tetapi PHY-906 memiliki beberapa senyawa biologis aktif yang dapat bertindak untuk mengatasi berbagai ketidaknyamanan," kata Profesor Yung-Cheng Chi, pakar yang mempublikasi temuan ini diterbitkan dalam jurnal Science Translational Medicine.

"Kombinasi kemoterapi dan penggunaan obat herbal merepresentasikan perkawinan pengobatan Barat dan Timur untuk mengobati kanker," tambahnya.

Ia juga berencana menyempurnakan penelitian ini dan memahami kegunaan obat-obat herbal dengan lebih baik lagi. "Dengan meninjau sejarah pengobatan masa lalau, kami berharap dapat menemukkan obat-obat yang lebih baik ke depannya," kata Profesor Cheng.

Source: Kompas

Sayuran Berdaun Hijau Bisa Kurangi Risiko Diabetes


Selama ini masyarakat mengetahui bahwa cara untuk mencegah diabetes tipe 2 adalah mengurangi konsumsi gula. Kini peneliti Inggris menemukan bahwa konsumsi sayuran berdaun hijau juga bisa mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.

Dalam sebuah analisis terhadap enam penelitian yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayuran, didapatkan bahwa sayuran berdaun hijau seperti bayam atau kubis memiliki pengaruh positif yang signifikan dalam hal mencegah diabetes.

Laporan penelitian yang dimuat oleh British Medical Journal (BMJ) didapatkan satu atau setengah porsi sayuran dalam satu hari bisa mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 sebanyak 14 persen. Tapi para ahli tetap menyarankan masyarakat agar mengonsumsi 5 porsi sayuran dan buah setiap harinya.

Para peneliti dari Leicester University mengkaji data dari 220.000 orang dewasa. Didapatkan bahwa mengonsumsi buah dan sayur bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2. Tapi jika seseorang mengonsumsi sayuran berdaun hijau termasuk brokoli dan kembang kol, maka pengurangan risiko yang terjadi jauh lebih signifikan. Tim peneliti menemukan mengonsumsi 106 gram sayuran berdaun hijau bisa mengurangi risiko sekitar 14 persen.

"Kita tahu bahwa asupan sayuran dan buah adalah suatu hal yang penting, tapi studi ini menunjukkan bahwa sayuran berdaun hijau menjadi sangat penting dalam hal mencegah diabetes tipe 2," ujar Profesor Melanie Davies, profesor pengobatan diabetes dari University of Leicester, seperti dikutip dari BBCNews, Jumat (20/8/2010).

Meski demikian belum dapat diketahui dengan jelas mengapa sayuran berdaun hijau lebih memberikan efek perlindungan. Namun para peneliti memperkirakan bahwa salah satu alasannya adalah kandungan antioksidan yang tinggi serta kadar magnesium yang tinggi.

Kini peneliti akan melakukan studi terhadap orang-orang yang memiliki faktor risiko tinggi terhadap diabetes tipe 2. Hal ini untuk melihat apakah meningkatkan asupan sayuran berdaun hijau bisa membantu mengurangi peluang seseorang yang berisiko tinggi terdiagnosis diabetes.

"Pesan untuk meningkatkan asupan sayuran dan buah tidak boleh hilang, meskipun sayuran berdaun hijau memiliki efek khusus terhadap pencegahan diabetes tapi sebaiknya masyarakat juga tetap mengonsumsi sayur dan buah lainnya," ujar Profesor Jim Mann dari University of Otago di Selandia Baru.

Sumber: DetikHealth

Lima Makanan Antiradang

Tubuh bisa terkena radang kapanpun juga, khususnya ketika stres, kurang tidur, atau obesitas menyerang. Bila luka radang yang ada tak kunjung sembuh, maka infeksi bisa berlanjut ke arah penyakit yang lebih serius seperti jantung, diabetes, bahkan kanker. Untungnya, Anda bisa memperkuat daya tahan tubuh dengan mengonsumsi 5 jenis makanan berikut.

Ceri
Kaya akan kandungan anti-radang seperti kuersetin dan anthocyanin. Semakin merah ceri yang dimakan, semakin baik.

Bawang
Sumber kuersetin lainnya adalah bawang yang juga kaya akan kandungan sulfur, bisa membantu menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan resiko kanker.

Kubis
Sayuran hasil persilangan (misal kubis) kaya akan kandungan sulforaphane yang bisa melawan bakteri dan mencegah terjadinya peradangan dalam tubuh.

Artichoke
Tumbuh-tumbuhan yang bunganya bisa dimakan ini kaya akan kandungan antioksidan, mulai dari zat anti kanker, anti aging, penurun kolesterol, hingga penambah daya tahan tubuh.

Kacang pista
Kaya akan kandungan antioksidan seperti resveratrol, lutein, dan kuersetin sehingga mampu membantu menangkal radikal bebas yang bisa merusak arteri, mata, hingga seluruh tubuh.

Sumber: MetroTVNews

Apa Beda Pelupa dan Alzheimer?


Menjadi pelupa memang gelaja awal penyakit Alzheimer. Tapi tidak setiap lupa merupakan gejala penyakit penurunan fungsi saraf otak tersebut. Apa bedanya lupa yang normal dan penyakit Alzheimer?

Banyak orang yang khawatir menderita penyakti Alzheimer jika sering mengalami masalah memori. Pada dasarnya, kehilangan memori jangka pendek pada usia 60 atau 70an tahun adalah normal, namun beberapa orang dengan masalah memori ringan bisa saja mengembangkan penyakit Alzheimer.

Bagaimana membedakan lupa normal dan lupa yang disebabkan oleh Alzheimer?

Dilansir dari Health.com, Jumat (20/8/2010), berikut beberapa hal yang terjadi pada kelupaan normal:
  1. Lupa dengan beberapa bagian dari pengalaman
  2. Lupa tempat memarkirkan mobil
  3. Lupa dengan acara di masa lalu
  4. Lupa dengan nama seseorang tapi dapat mengingatnya kemudian
  5. Lupa dengan suatu objek, seperti kunci motor atau mobil

Sedangkan lupa yang disebabkan oleh penyakit Alzheimer adalah sebagai berikut:
  1. Lupa dengan seluruh pengalaman yang pernah terjadi
  2. Lupa dengan cara mengendarai mobil atau membaca jam
  3. Lupa dengan acara-acara yang baru saja terjadi, misal lupa bila Anda baru saja selesai memasak
  4. Lupa dengan seseorang padahal Anda sudah mengenalnya sebelumnya dan Anda benar-benar tidak dapat mengingatnya meski sudah diberi bantuan untuk mengingat

Penyakit Alzheimer juga menyebabkan perubahan dalam pemikiran, perilaku dan kepribadian. Pada awal penyakit ini, orang tersebut masih mampu bersikap tepat dalam situasi sosial dan orang lain percaya bahwa orang itu tidak sakit.

Untuk dapat lebih membedakan lupa normal dan lupa yang disebabkan oleh Alzheimer, berikut 10 tanda umum yang dialami penderita Alzheimer:
  1. Lupa dengan informasi nama dan nomor telepon dan tidak mampu untuk mengingatnya lagi
  2. Kesulitan melaksanakan tugas yang sebelumnya rutin Anda lakukan, misalnya memasak.
  3. Mengalami masalah dengan bahasa, seperti lupa dengan kata-kata sederhana atau mengucapkan kata-kata yang tidak biasa.
  4. Disorientasi tempat dan waktu, seperti lupa dimana Anda tinggal.
  5. Penurunan penilaian, seperti tidak bisa membedakan cuaca dan memberi uang begitu saja kepada orang asing.
  6. Mengalami masalah dengan pemikiran abstrak, seperti tidak bisa menyeimbangkan buku atau tidak mengerti dengan nominal angka uang.
  7. Lupa menempatkan dan bagaimana menyimpan barang-barang, seperti meletakkan besi di dalam freezer atau jam tangan di dalam mangkuk gula.
  8. Perubahan mood (suasana hati) dan perilaku, seperti mengalami marah dengan tiba-tiba kemudian tenang atau menangis tanpa alasan yang jelas.
  9. Perubahan kepribadian, seperti menjadi sangat bingung, curiga, takut atau sangat bergantung dengan anggota keluarga.
  10. Kehilangan inisiatif, seperti tidur sepanjang waktu, menonton televisi sepanjang hari atau tidak ingin melakukan kegiatan yang biasa dilakukan.
Sumber: DetikHealth

Saturday, August 14, 2010

Rokok Elektrik Lebih Bahaya dari Rokok Biasa?

Anggapan orang yang selama ini menyatakan rokok elektrik lebih sehat daripada rokok biasa ternyata salah. Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI Kustantinah menjelaskan, rokok elektrik sama berbahayanya dengan rokok yang dibakar biasa.

Kandungan propilen glikol, dieter glikol dan gliserin sebagai pelarut nikotin ternyata dapat menyebabkan penyakit kanker.

"Mungkin orang beranggapan rokok elektrik hanya mengandung nikotin, dan kalau rokok biasa ada bahan-bahan lainnya," kata Kepala BPOM RI Kustantinah di Jakarta, Jumat, 13 Agustus 2010.

Kustantinah menjelaskan dalam rokok elektrik terdapat nikotin cair dengan bahan pelarut propilen glikol, dieter glikol ataupun gliserin. Jika nikotin dan bahan pelarut ini dipanaskan maka akan menghasilkan nitrosamine. "Senyawa nitrosamine inilah yang menyebabkan penyakit kanker."

Kustantinah menambahkan, semua rokok elektrik yang beredar di Indonesia adalah ilegal dan berbahaya bagi kesehatan. Di seluruh dunia, ia juga mengungkapkan, tidak ada negara satupun yang menyetujui rokok elektrik. Bahkan di beberapa negara seperti Australia, Brazil dan China rokok

elektrik dilarang.

"Padahal negara China yang menemukan rokok elektrik pada 2003. Namun, pemerintah China sudah melarang peredarannya," katanya menjelaskan.

Untuk itulah BPOM bersama Kementrian Kesehatan, Kementrian Industri dan Kementrian Perdagangan akan mengkaji lebih dalam tentang rokok elektrik. "Rokok elektrik tidak akan pernah didaftarkan, disetujui dan akan dilarang di Indonesia," ujarnya.

Sumber: VIVAnews

Bersentuhan dengan Alam Agar Lebih Sehat

Berlari atau jongging adalah olahraga termurah demi kesehatan tubuh. Sebuah penelitian bahkan mengungkap, jogging lebih bermanfaat daripada memainkan alat-alat mahal di pusat kebugaran.

Meski bisa dilakukan di mana saja, jogging lebih baik dilakukan di ruang terbuka hijau seperti taman. Pemilihan tempat dengan suplai oksigen maksimal memberi manfaat lebih baik karena mampu meningkatkan energi dan memperbaiki suasana hati.

Sepeti dikutip dari laman Daily Mail, penelitian mengungkapkan, berlari di alam terbuka lebih menguntungkan kesehatan tubuh dan pikiran daripada berlari di atas treadmill. Membakar kalori di taman mengkreasi pikiran lebih bahagia daripada memerangkap diri di pusat kebugaran.

Penelitian dilakukan dengan menganalisa 25 studi yang membandingkan manfaat latihan di ruang terbuka hijau dengan pusat kebugaran.

Penelitian menyimpulkan bahwa olahraga dikelilingi pemandangan alam mendorong pikiran lebih relaks. Bukan hanya tubuh bugar, olahraga di alam terbuka juga bermanfaat meredam stres. Biaya nihil tentu juga efektif memperlebar senyum yang mengembang.

Energi maksimal yang didapat melalui olahraga di ruang terbuka hijau memungkinkan peningkatan kemampuan konsentrasi secara maksimal. Hanya, tidak ada bukti kuat bahwa latihan di luar rumah lebih baik untuk tekanan darah atau sistem kekebalan tubuh.

Para peneliti Universitas Bangor mengatakan, "Ini review sistematis yang memberikan kontribusi dan bukti manfaat tambahan bagi kesehatan dari aktivitas di lingkungan alam."

Sumber: VIVAnews

Cara Mudah Bakar Kalori Tanpa Diet

Rumah yang kotor, tidak hanya tak sedap dipandang, tapi juga bisa memicu berbagai penyakit. Maka itu, jangan tunggu debu menumpuk yang bisa jadi sarang penyakit.

Akhir pekan ini, sambil menunggu waktu berbuka Anda bisa mulai membersihkan rumah. Hasilnya, tak hanya rumah yang terlihat 'kinclong', tubuh pun akan makin bugar setelah melakukan aktivitas bersih-bersih di rumah.

Aktivitas menyapu, mengepel, menyedot debu, dan menggosok lantai serta dinding toilet memang terdengar melelahkan. Namun, menurut studi baru seperti dikutip dari laman shine, melakukan bersih-bersih rumah justru menyehatkan.

Melakukan aktivitas bersih-bersih bisa dijadikan sebagai pengganti aktivitas berolahraga. Dalam penelitiannya, ahli fisik Nicole Keith di Indiana University, menyatakan makin sering membersihkan rumah justru makin banyak manfaat kesehatan yang bisa diraih.

Penelitian jangka panjang sejak 2000, melibatkan 998 orang Afrika dan Amerika antara usia 49 dan 65 tahun yang tinggal di St Louis, Missouri. Hasilnya, setiap aktivitas fisik yang Anda lakukan saat membersihkan rumah sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Hanya 30 menit dapat membuat perbedaan besar bagi kesehatan Anda dan rumah Anda!

Apa saja aktivitas itu? Berikut ini sejumlah aktivitas di rumah dengan jumlah kalori yang bisa dibakar dalam waktu 30 menit.

* Mengepel lantai membakar 112 kalori

* Menggosok kamar mandi membakar 200 kalori

* Merapikan tempat tidur membakar 130 kalori

* Membersihkan jendela membakar 125 kalori

* Menyedot debu membakar 90 kalori

* Mencuci mobil 180 kalori

Jika sudah tahu manfaatnya, tak perlu repot-repot diet ketat untuk merampingkan badan, dengan bersih-bersih rumah, Anda bisa mengurangi lemak berlebih dalam tubuh.

Sumber: VIVAnews

Thursday, August 12, 2010

Langsing dengan Minyak Kelapa

Banyak orang menyangka segala jenis lemak mengacaukan diet dan memicu gemuk. Studi terbaru menunjukkan, diet kaya lemak atau minyak kelapa justru memberi perlindungan terhadap resistensi insulin penyebab diabetes, sekaligus merampingkan tubuh.

Penelitian sebagaimana dilansir Times of India menyebutkan, orang yang mengasup minyak kelapa dapat mengurangi lemak tubuh. Selain itu, lemak rantai medium penyebab diabetes tipe 2 berkurang dengan asupan minyak kelapa.

Nigel Turner dan Jiming Ye dari Sydney Garvan Institut Riset Medis membandingkan metabolisme lemak dan resistensi insulin pada tikus yang mendapat asupan minyak kelapa dan lemak babi. "Asam lemak rantai menengah dalam minyak kelapa berbeda dengan lemak yang umumnya ditemukan dalam makanan kita," kata Turner, kepala peneliti.

"Berbeda dengan rantai panjang pada lemak hewan, lemak rantai menengah merupakan bahan bakar yang langsung digunakan sebagai energi."

Meskipun demikian, temuan yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes ini memiliki kekurangan. Lemak rantai menengah bisa menumpuk di bagian hati. Saat mengasup makanan kaya lemak, tubuh akan mengompensasi dengan melakukan pembakaran lebih banyak.

"Orang yang kelebihan berat badan menggunakan 40-50 persen kalori sebagai lemak. Tikus membakar 45 persen kalori mereka sebagai lemak," kata Turner.

Sumber: VIVAnews

Durasi Tidur Pengaruhi Kesehatan Jantung

Orang-orang yang tidur lebih atau kurang dari tujuh jam sehari, termasuk tidur siang, bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, penyebab utama kematian di AS dan juga di Indonesia saat ini.

Penelitian yang dilakukan di Fakultas Kedokteran di West Virginia menemukan bahwa tidur kurang dari lima jam sehari memiliki risiko menderita angina, penyakit jantung koroner, serangan jantung atau stroke, dua kali lipat.

Tetapi jangan salah. Tidur berlebihan lebih tujuh jam sehari juga mendatangkan risiko yang sama terhadap kesehatan jantung. Sebuah penelitian mengungkap, mereka yang tidur sembilan jam atau lebih per hari berisiko mengembangkan penyakit kardiovaskuler.

Penelitian itu dipimpin Anoop Shankar dengan menganalisis data lebih dari 30.000 orang dewasa yang dikumpulkan dalam penelitian nasional Amerika Serikat pada tahun 2005.

Penelitian dikelompokkan berdasar usia, jenis kelamin, ras, berat badan, aktivitas, juga gaya hidup seperti konsumsi rokok dan alkohol. Kelompok penderita diabetes, tekanan darah tinggi, atau depresi tidak diikutsertakan.

Kelompok usia yang paling rentan mengalami penyakit jantung adalah orang dewasa berusia di bawah 60 tahun yang tidur kurang dari lima jam setiap malam. Risiko mereka terkena serangan jantung tiga kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam sehari.

Para peneliti memaparkan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan gangguan toleransi glukosa, serta mengurangi sensitivitas insulin dan tekanan darah tinggi. Kondisi meningkatkan risiko pengerasan arteri yang berujung pada penyakit jantung.

American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan bahwa orang dewasa dianjurkan untuk tidur sekitar tujuh sampai delapan jam setiap malam.

Sumber: VIVAnews